Menanti Matahariku

Sepi dalam hati tak ada yang tahu

Seperti air danau yang tertutup dinding es

Jika kau injak dinding itu kau akan masuk dalam kedinginan, kebekuan dan mati rasa

Topeng dinding es itu masih melekat di wajahku

Nampak kuat dari luar tapi rapuh saat kau tahu isi hatiku

Kunanti bergulirnya musim di hati sedetik, semenit, sejam, seminggu bahkan bertahun-tahun pun akan kunanti

Kunanti datangnya dia mencairkan semua dinding es itu

Dan kurasakan kehangatan hati di musim semi bersamanya…

Matahariku…

About Retno P.

Seorang ibu rumah tangga berasal dari Bandung yang memiliki hobi menulis. Ingin menyampaikan ide-ide ceritanya dalam sebuah karya tulis.

Baca juga

Ingin Menjadi Kuat

Akankah bisa ku terus berlari? Melewati tembok-tembok kebencian, kemarahan, kemunafikan, kesedihan, kesengsaraan, kesepian? jalan ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *