GATE KEEPER

Langit di sore itu nampak indah dengan semburat jingga terpancar. Namun ada yang aneh, langit itu seperti terbelah ada lubang hitam kemudian ada sesuatu yang keluar. Orang-orang yang melihat, mulai keheranan dengan fenomena yang terjadi. Ada apa ini?
Namun orang-orang jadi ketakutan saat yang keluar dari lubang hitam itu adalah makhluk besar, sebesar rumah berlantai 3 dengan wajah seperti monster. Kegaduhan terjadi. Terikan terdengar dimana-mana. Monster itu menghancurkan semua yang ada di depanya. Rumah, pohon, jalan-jalan semua yang dia lalui hancur porak poranda.
Terjadi kengerian dan para petugas polisi mulai berdatangan mengamankan kota. Namun semua senjata dan peluru yang di tembakan tidaklah mempan. Bagaimana ini?.
Tapi entah dari mana datangnya, ada seorang anak remaja membawa tongkat dan diketukanya pada udara kemudian muncul lubang yang sama dengan yang ada di langit sebelumnya dan masuklah kembali monster itu ke dalamnya.
Dialah Vasco. Seorang penjaga pintu gerbang. Ya! pintu gerbang antara dunia manusia dan dunia iblis.

Gate keeper
***
Antara dunia manusia dan dunia iblis di pisahkan oleh sebuah dimensi yang kita sebut dengan dimensi Gate. Dimensi ini di jaga oleh seorang Dewa. Yaitu Dewa Grito. Dan setiap terjadi gerhana matahari kekuatan Dewa Grito melemah kemudian hal itu dimanfaatkan oleh para ilbis untuk bisa masuk ke dunia manusia.
Namun Dewa Grito memiliki pasukan penjaga dimensi yang kita sebut Gate Keeper. Salah satunya adalah Vasco.
Gerhana matahari adalah besok, sebab itu makhluk-makhluk aneh tersebut keluar, karena dimensi mulai melemah.
Malam itu para iblis berencana untuk menghancurkan dimensi Gate ini dengan mengadakan penyerbuan besar-besaran pada Dewa Grito agar iblis bisa dengan leluasa masuk ke dunia manusia.
“Selagi para Gate keeper itu sibuk dengan kebocoran dimensi dan kekuatan Grito juga sedang melemah kita serang Grito dan kita hancurkan dimensi ini selamanya.” Berkata sang raja iblis pada mentrinya agar melakukan penyerangan besar-besaran malam ini.
***
Vasco masih disibukan dengan para iblis itu. Bangsa iblis ada beberapa tingkatan. Semakin kuat iblis maka dia akan semakin menyerupai manusia yang kita sebut dengan Sataanic dan Raja Iblis adalah Lucifer. Namun iblis yang lemah akan seperti monster buruk rupa atau kita sebut Gallian.
“Kita masih harus bersyukur karena yang keluar dari dimensi hanya makhluk sekelas Gallian yang tidak punya akal.” Kata Vasco pada temanya Aldric sambil duduk istirahat di atas genting rumah warga. Berjaga jika masih ada yang keluar.
“Vasco apa kau tau? menurut para Gallian itu, Lucifer akan melakukan penyerangan besar-besaran pada Grito.”
“Benarkah? Jadi para Gallian yang masuk ke dunia manusia ini hanya umpan saja agar pada Gate Keeper sibuk dan di Istana tidak ada yang jaga?” terkejut Vasco. “Kita harus beritahu Freya untuk segera mengumpulkan pasukan dan menjaga Grito.” Lanjutnya.
Freya adalah jendral pasukan Gate keeper dan hanya dia yang punya akses langsung pada Dewa Grito. Mereka pun segera kembali ke dimensi Gate dan mengabarkan pada Freya untuk mengumpulkan pasukan.
Namun sebelum Freya mengumpulkan pasukan, para iblis itu sudah datang. Terjadi perang di Istana Dewa Grito.
“Vasco, kau cepat kumpulkan semua Gate Keeper, sementara aku akan berjaga di sini, mengulur waktu sampai pasukan datang.” Perintah Freya pada Vasco.
Vasco pun segera pergi ke istana. Di Istana ada sebuah ruangan kemunikasi yang menyambungkan dengan para Gate Keeper. Ada sebuah alat yang kalau di dunia manusia kita sebut dengan Telephone agar semua Gate Keeper kembali ke Istana dan berperang.
***
Peperangan besar terjadi. Hingga terbit fajar masih terjadi peperangan. Banyak Gate Keeper yang meninggal namun tak sedikit pula pihak lawan yang tumbang.
“Para Satanic ini hebat juga bisa bertahan hingga mampu menerobos pertahanan kita dan masuk ke Istana.” Salut Freya karena Satanic ini bisa masuk Istana dan berhadapan langsung denganya.
Freya adalah pertahanan terkahir agar Satanic ini bisa masuk ke ruangan Grito dan membunuhnya. Namun Freya melakukan perlawanan. 1 berbanding 10. Freya memang hebat seorang jendral Gate Keeper yang akan menjaga Grito sampai titik darah penghabisan.
Gerhana Matahari sebentar lagi. Freya hanya perlu mengulur waktu sampai gerhana matahari itu lewat dan Grito bisa kembali kuat untuk bisa menghancurkan semua iblis ini.
Namun, pasukan iblis mulai banyak berdatangan, Freya kewalahan. Tenaganya sudah terkuras. Satu serangan bisa masuk ke Freya. Dua. Tiga. Empat serangan hingga tubuh Freya jatuh.
Terengah-engah Freya menaham serangan dan sakit karena serangan. Tapi dia masih berjuang. Hanya 10 menit lagi. ayo berjuang Freya. Dia menyemangati diri.
Namun akhirnya bala bantuan datang. Vasco datang bersama para Gate Keeper yang tersisa dan membantu Freya yang sudah kehabisan tenaga.
“Sekarang giliran kami Freya. Kau istirahatlah.” Vasco berucap dan berdiri di depan Freya sambil mengambil ancang-ancang untuk menyerang para iblis itu.
“Para Satanic itu sangat kuat tapi kau hanya perlu mengulur waktu Vasco. 10 menit saja.”
“Baik.”
Kekuatan Vasco memanglah tidaklah sehebat Freya. Tapi dengan akalnya dia mampu menghabisi 5 Satanic dalam sekali serangan. Tapi pasukan Satanic itu semakin banyak bahkan Lucifer pun tampak hadir di atas kuda perangnya sambil tertawa karena dia hampir bisa menerobos masuk pintu Grito. Itu membuat Vasco terpukul mundur dan akhirnya Lucifer bisa menerobos masuk ke ruangan Grito.
“Yap. Inilah Grito” Vasco terkekeh karena Gerhana Matahari sudah berlalu beberapa menit yang lalu.
Grito pun bangkit dari peristarahatanya dan melihat ternyata Lucifer sudah ada dalam ruanganya. Grito nampak terkejut dengan semua kekacauan ini. di lain pihak Lucifer nampak gusar karena Grito sudah bangkit. Dia terlambat. Ruangan nampak hening sejenak melihat kebesaran Grito.
Vasco menghampiri Grito dan menceritakan yang terjadi.
“Kau sudah malakukan yang terbaik Vasco, terima kasih. Kini giliranku untuk menjadi dimensi ini”
Grito pun mengankat pedangnya dan dengan sekali tebasan semua Satanic itu hilang. Termasuk Lucifer. Dan dimensi Gate pun bisa terselamatkan. Semua karena kesigapan Vasco.
***

About Retno P.

Seorang ibu rumah tangga berasal dari Bandung yang memiliki hobi menulis. Ingin menyampaikan ide-ide ceritanya dalam sebuah karya tulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *